Arsenal menaklukkan Brighton dan Hove Albion 4-2 di hari Sabtu saat gol dari Bukayo Saka, Martin Odegaard, Eddie Nketiah dan Gabriel Martinelli membuat The Gunners unggul tujuh point di pucuk Liga Premier.

Saka cetak gol pembuka sesudah cuma 66 detik saat sebelum Odegaard melipatgandakan keunggulan team tamu di menit ke-39 saat malam hujan di Stadion Amex.

Nketiah cetak gol ke-3 pas sesudah set ke-2 diawali saat sebelum Kaoru Mitoma dengan singkat tingkatkan keinginan Brighton 18 menit selanjutnya, tetapi Martinelli cetak gol pada menit ke-71.

Alternatif Evan Ferguson, 18, cetak gol liga pertama kalinya dengan 13 menit sisa dan Mitoma menduga ia sudah bawa Brighton ke minus 1 gol tapi upayanya di menit ke-89 dikesampingkan pada pantauan VAR karena offside dan team Mikel Arteta bertahan untuk kemenangan yang patut.

Reaksi cepat

1. Arsenal merampas City, Newcastle tidak berhasil perpanjang keunggulan Liga Premier

The Gunners sudah tahu jika mereka akan akhiri tahun 2022 di pucuk klassemen Liga Inggris, tapi hasil yang didapat pada Sabtu pagi hari jadikan ini peluang emas yang tidak tersangka untuk perpanjang keunggulan mereka.

Hasil seimbang 1-1 Manchester City yang mengagetkan di kandang menantang Everton digabungkan dengan Newcastle United ditahan 0-0 oleh Leeds United memiliki arti keunggulan tujuh point ialah hadiah untuk kemenangan di pantai selatan. Itu ialah ujian lain dari kemauan mereka di lingkungan yang penuh penekanan dari pemburuan gelar, menantang team Brighton yang berpotensi (walau kehilangan playmaker juara Piala Dunia Alexis Mac Allister) yang sudah menaklukkan Chelsea di kandang dan menang tandang di Manchester United musim ini.

Tetapi bukannya dihambat oleh taruhan yang dinaikkan, mereka unggul dan tangkap peluang yang dikasih ke mereka dengan ke-2 tangan. Dari saat Saka memberikan Arsenal keunggulan di menit ke-2 , The Gunners bermain dengan kombinasi kewenangan dan ketenangan untuk waktu lama saat sebelum bertahan dari reli Brighton yang telat secara jadi tanda bagus untuk rintangan di muka.

Mereka dengan suka hati mengaku pemilikan (mereka cuma kuasai 32% bola) dan masih tetap solid untuk serang musuh mereka saat istirahat, memperlihatkan keserbagunaan yang hendak membahagiakan manager Mikel Arteta.

Tidak ada team yang sempat unggul tujuh point (ataupun lebih) pada Hari Tahun Baru dan tidak memenangi Liga Premier. Musim khusus ini cenderung dalam kerangka ingat Piala Dunia tengah musim memiliki arti semakin sedikit laga dimainkan sampai sekarang ini. Meskipun begitu, The Gunners ada dalam status yang bagus sekali.

2. Seperti Haaland, Odegaard mendapatkan faedah dari kekalahan Piala Dunia Norwegia

Banyak yang dibikin dari ketidakberhasilan Norwegia untuk maju ke Piala Dunia di Qatar, yang memiliki arti jika Erling Haaland bisa nikmati istirahat lima minggu saat sebelum meneruskan perform jeleknya bersama Manchester City. Tetapi, hal sama berlaku untuk Martin Odegaard. Sesudah performa man-of-the-match menantang West Ham United pada Boxing Day, Odegaard satu kali lagi benar-benar punya pengaruh di sini.

Ia hasilkan peristiwa ketrampilan yang mengagetkan yang nyaris membuahkan gol mengagumkan untuk Gabriel Martinelli saat sebelum cetak gol ke-2 Arsenal sendiri, walau dengan penuntasan kaki kiri yang amburadul. Tidak ada yang keliru dengan assistnya yang hebat untuk Martinelli di set ke-2 , arahkan bola inovasi pertama kali yang cemerlang untuk pemain Brasil itu untuk cetak gol ke-4 Arsenal.

Odegaard saat ini mempunyai tujuh gol dan lima assist dari 15 laga liga musim ini, semakin banyak dari jumlahnya golnya untuk keseluruhnya musim awalnya. Jadi kapten yang baru berumur 24 tahun pada musim panas, Odegaard bukan kedatangan yang paling vocal di atas lapangan tapi Arteta ingin ia pimpin dengan memberikan contoh dan itu yang sudah dilakukan si pemain tengah sekarang ini.

3. Apa Anda melihat, Mykhailo? Sasaran transfer akan menyenangi apa yang mereka saksikan

Untuk ke-2 kalinya dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, Mykhailo Mudryk menerangkan jika ia sedang melihat. Sasaran transfer Januari paling atas Arsenal itu memakai account Instagram kepunyaannya untuk mendokumentasikan monitor tv yang menyiarkan laga ini. Gambar itu menunjukkan bos Brighton Roberto De Zerbi (bekas pelatih Mudryk di Shakhtar Donetsk) bersama Arteta dengan tulisan ‘Dua pelatih hebat [es]” hingga pesannya terang.

Mudryk berminat untuk berpindah ke London Utara tapi ke-2 club belum menyepakati ongkos dengan Shakhtar bersikukuh mereka inginkan ongkos di daerah €100 juta untuk pemain berumur 21 tahun itu. Hasil semacam ini cuma akan perkuat penglihatan jika Arsenal akan mendapatkan tempat di bawah Arteta, membuat mereka makin memikat saat jendela transfer sah dibuka esok.

The Gunners diprediksi sedang menimbang untuk datangkan penyerang, peluang dengan status utang, susul cidera lutut pada Gabriel Jesus yang hendak membuat mangkir sepanjang 3 bulan. Jadi yang paling atas di liga dan mainkan sepak bola yang demikian bagus, kenapa pemain teratas tidak mau jadi sisi dari suatu hal dengan kekuatan sebesar ini?

Leave a Reply